Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Model Estafet Writing.
Keywords:
Analisis Kebutuhan, Modul Pembelajaran,, Estafet Writing,, Keterampilan Menulis,Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis model Estafet Writing pada peserta didik sekolah dasar. Kajian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis naratif peserta didik serta keterbatasan bahan ajar yang digunakan guru, yang belum sepenuhnya mendukung proses menulis secara kolaboratif dan kreatif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif pada dua sekolah dasar di Kabupaten Garut, dengan subjek guru dan peserta didik kelas IV. Data dikumpulkan melalui angket terbuka dan tertutup serta tes awal keterampilan menulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% peserta didik belum memiliki bahan ajar tambahan untuk menulis, 90% menyukai penggunaan media visual, dan 77,5% tertarik pada kegiatan menulis estafet. Rata-rata keterampilan menulis peserta didik masih rendah, dengan skor 38,2% dan 43,2% pada dua sekolah yang diteliti. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan modul pembelajaran berbasis Estafet Writing yang mengintegrasikan unsur kolaborasi, kreativitas, dan media visual guna meningkatkan motivasi serta kemampuan menulis naratif peserta didik. Modul ini diharapkan dapat menjadi panduan instruksional yang kontekstual dan adaptif bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih interaktif dan bermakna

