Keadilan Substantif dalam Penetapan Ahli Waris Keluarga Poligami di Pengadilan Agama Indonesia

Authors

  • Chairul aman Universitas Dharma Indonesia Author

Keywords:

ahli waris, keadilan substantif, keluarga poligami, KHI

Abstract

Permasalahan pembagian warisan dalam keluarga poligami merupakan isu yang kompleks dalam sistem peradilan agama di Indonesia. Poligami yang diakui secara sah dalam hukum Islam sering menimbulkan persoalan baru setelah pewaris meninggal dunia, terutama ketika permohonan penetapan ahli waris dilakukan secara sepihak oleh sebagian pihak tanpa melibatkan seluruh ahli waris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan keadilan substantif dalam penetapan ahli waris keluarga poligami di pengadilan agama Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan memadukan analisis normatif terhadap Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan pendekatan sosiologis terhadap praktik pengadilan agama, khususnya melalui studi kasus Putusan Pengadilan Agama Sleman Nomor XXXX/Pdt.G/2023/PA.Smn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penetapan ahli waris di lingkungan peradilan agama masih bersifat formalistik dan berpotensi mengabaikan hak-hak ahli waris lain yang sah. Ketidakhadiran mekanisme verifikasi menyeluruh terhadap struktur keluarga poligami menjadi penyebab utama ketidakadilan substantif. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip audi et alteram partem dan pembaruan prosedural di lingkungan peradilan agama untuk memastikan seluruh ahli waris terlibat dalam proses hukum. Dengan demikian, penerapan keadilan substantif dapat menghindarkan diskriminasi terhadap pihak yang secara hukum berhak namun terabaikan karena tidak dilibatkan dalam permohonan penetapan ahli waris

Downloads

Published

2025-11-21